Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional
Game sudah menjadi media hiburan yang sangat populer dalam dunia modern ini baik dalam pembuatan dan penggunaan. Dalam pembuatan game sendiri teknik pembuatannya selalu berevolusi dari tahun ke tahun. Tugas akhir pembuatan game berjudul Dibawa Pergi ini akan menggabungkan kedua teknik yang terpaut j...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
Prodi D-3 Animasi Jur. Televisi FSMR ISI Yogyakarta
2021
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45970 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-45970 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-459702022-05-20T09:22:13Z Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional SURYABRATA, Abiyan Akmal Tradisional digital asset pembuatan Teknik GAme Animasi Prodi D-3 Animasi Jur. Televisi FSMR ISI Yogyakarta 2021 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45970 - D3/AM/Sur/p/2021 Game sudah menjadi media hiburan yang sangat populer dalam dunia modern ini baik dalam pembuatan dan penggunaan. Dalam pembuatan game sendiri teknik pembuatannya selalu berevolusi dari tahun ke tahun. Tugas akhir pembuatan game berjudul Dibawa Pergi ini akan menggabungkan kedua teknik yang terpaut jauh, yakni teknik digital dan tradisional dalam pembuatan asset. Kategori asset akan dibagi lagi menjadi asset environment dan statis yang tidak memiliki animasi bergerak, dengan asset karakter dan dinamis yang memiliki animasi bergerak. Cara pembuatan Asset tradisional, Asset akan dibuat dengan menggunakan kertas dan akan diletakkan di sebuah alas berwarna kunci kroma dan digerakkan secara manual layaknya wayang/puppet, hasil dari gerakkan akan difoto dan akan dilakukan proses kunci kroma untuk menghilangkan warna background. Selanjutnya, file gambar asset disimpan dalam ekstensi .png agar memiliki background transparan bisa dimasukkan ke dalam Game Engine. Hasil dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah, kedua asset yang berbeda cara pembuatannya dapat digabungkan. Asset tradisional memiliki keunikan dan daya tariknya tersendiri dalam segi estetika, akan tetapi perbedaannya tidak terlalu mencolok. Kemudian asset tradisional membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih banyak dalam pembuatannya. Yogyakarta xiii, 43 hal.: ilus,; 29 cm. D3/AM/Sur/p/2021 http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
Tradisional digital asset pembuatan Teknik GAme Animasi D3/AM/Sur/p/2021 |
spellingShingle |
Tradisional digital asset pembuatan Teknik GAme Animasi D3/AM/Sur/p/2021 SURYABRATA, Abiyan Akmal Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional |
description |
Game sudah menjadi media hiburan yang sangat populer dalam dunia modern ini baik dalam pembuatan dan penggunaan. Dalam pembuatan game sendiri teknik pembuatannya selalu berevolusi dari tahun ke tahun. Tugas akhir pembuatan game berjudul Dibawa Pergi ini akan menggabungkan kedua teknik yang terpaut jauh, yakni teknik digital dan tradisional dalam pembuatan asset. Kategori asset akan dibagi lagi menjadi asset environment dan statis yang tidak memiliki animasi bergerak, dengan asset karakter dan dinamis yang memiliki animasi bergerak. Cara pembuatan Asset tradisional, Asset akan dibuat dengan menggunakan kertas dan akan diletakkan di sebuah alas berwarna kunci kroma dan digerakkan secara manual layaknya wayang/puppet, hasil dari gerakkan akan difoto dan akan dilakukan proses kunci kroma untuk menghilangkan warna background. Selanjutnya, file gambar asset disimpan dalam ekstensi .png agar memiliki background transparan bisa dimasukkan ke dalam Game Engine. Hasil dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah, kedua asset yang berbeda cara pembuatannya dapat digabungkan. Asset tradisional memiliki keunikan dan daya tariknya tersendiri dalam segi estetika, akan tetapi perbedaannya tidak terlalu mencolok. Kemudian asset tradisional membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih banyak dalam pembuatannya. |
format |
Tugas Akhir |
author |
SURYABRATA, Abiyan Akmal |
author_facet |
SURYABRATA, Abiyan Akmal |
author_sort |
SURYABRATA, Abiyan Akmal |
title |
Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional |
title_short |
Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional |
title_full |
Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional |
title_fullStr |
Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional |
title_full_unstemmed |
Pembuatan Game Berjudul "Dibawa Pergi" Menggunakan Teknik Digital dan Puppet Tradisional |
title_sort |
pembuatan game berjudul "dibawa pergi" menggunakan teknik digital dan puppet tradisional |
publisher |
Prodi D-3 Animasi Jur. Televisi FSMR ISI Yogyakarta |
publishDate |
2021 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45970 |
_version_ |
1741202313047965696 |