Motif Rempah Primadona Ekspor Pada Busana Pesta Muslim Wanita

empah-rempah adalah salah satu kekayaan dari bangsa Indonesia yang berperan penting dalam kehidupan bangsa. Sejarah rempah telah banyak memberikan kontribusi pada sejarah rtisti pembentukan nasionalisme Indonesia. Saat ini komoditas yang disebut juga sebagai ‘emas hitam’ itu kini harus diimpor dari...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: GHOLBIANA, Selvia
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: Prodi D3 Batik dan Fashion Jur Kriya FSR ISI Yogyakara 2022
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45976
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:empah-rempah adalah salah satu kekayaan dari bangsa Indonesia yang berperan penting dalam kehidupan bangsa. Sejarah rempah telah banyak memberikan kontribusi pada sejarah rtisti pembentukan nasionalisme Indonesia. Saat ini komoditas yang disebut juga sebagai ‘emas hitam’ itu kini harus diimpor dari negara lain. Oleh karena itu, muncul ide untuk menciptakan karya seni sebagai sarana edukasi tentang rempah. Penulis mengangkat 3 macam rempah yaitu cengkih, lada, dan pala dalam sebuah karya busana pesta muslim wanita. Busana pesta muslim dipilih untuk menutupi bagian-bagian tubuh yang tidak pantas diperlihatkan tetapi tetap mengikuti bentuk mode. Terwujudnya karya ini penulis berharap masyarakat dapat lebih menyadari mengenai keberadaan rempah serta mengoptimalkan potensi budaya rempah dan diharapkan karya ini dapat menjadi perpaduan motif baru yang anggun ketika diterapkan dalam busana pesta muslim. Dalam pembuatan karya Tugas Akhir ini penulis menggunakan metode penciptaan menurut SP. Gustami, yaitu tiga tahap enam langkah menciptakan karya seni, antara lain eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Penerapan metode penciptaan digunakan untuk memperkuat konsep penciptaan Tugas Akhir ini. Penyelesaian Tugas Akhir ini melalui beberapa proses antara lain pembuatan sketsa desain busana, pembuatan pola busana, mordanting kain, pembuatan motif cengkih, lada, dan pala, proses membatik, pewarnaan pertama (nyelup) menggunakan indigosol coklat, penguncian warna dengan hcl dan nitrit, nembok, pewarnaan kedua dengan proses dan pewarnaan yang sama seperti pewarnaan pertama, nembok, pewarnaa ketiga (nyelup) menggunakan napthol merah maroon, lorod, pewarnaa keempat sama seperti pewarnaan pertama dan kedua, pemotongan pola, menjahit dan finishing. Busana rtistic berfokus pada kesempatan pesta malam hari, menggunakan rtist batik tulis, dengan paduan warna gelap dan lembut sehingga busana ini terlihat anggun, harmonis, dan feminime, dapat digunakan pada kesempatan formal, semi formal dan non formal lainnya.