Antareja dan antasena : Jalan kematian para kesatria

Buku ini menceritakan mengenai kematian antareja dan antasena. Antareja adalah putra sulung ksatia pandawa bernama raden bisma. Dia adalah anak tunggal dewi nagagini, putrid dewa bangsa manusia ular sang hyang antaboga. Tokoh ini tidak ada pada pertama kali dituliskan kisah Mahabarata dalam versi In...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: AMRIH, Pitoyo
Format: Buku Teks
Language:Indonesian
Published: Pinus Book 2009
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4669
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Buku ini menceritakan mengenai kematian antareja dan antasena. Antareja adalah putra sulung ksatia pandawa bernama raden bisma. Dia adalah anak tunggal dewi nagagini, putrid dewa bangsa manusia ular sang hyang antaboga. Tokoh ini tidak ada pada pertama kali dituliskan kisah Mahabarata dalam versi India. Dalam versi Jawa tokoh ini sekilas muncul sebagai tokoh tanpa tanding, pendiam, dan penyendiri. Kematiannya adalah sebuah kontraversi akibat siasat baginda Sri kresna dalam rangka menjauhkan keterlibatan Antareja dalam perang Baratayudha. Antasena adalah tokoh unik yang secara fisik mirip antareja. Tetapi tidak mempunyai sopan santun dan tata krama.