Antareja dan antasena : Jalan kematian para kesatria
Buku ini menceritakan mengenai kematian antareja dan antasena. Antareja adalah putra sulung ksatia pandawa bernama raden bisma. Dia adalah anak tunggal dewi nagagini, putrid dewa bangsa manusia ular sang hyang antaboga. Tokoh ini tidak ada pada pertama kali dituliskan kisah Mahabarata dalam versi In...
Saved in:
Main Author: | AMRIH, Pitoyo |
---|---|
Format: | Buku Teks |
Language: | Indonesian |
Published: |
Pinus Book
2009
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4669 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Similar Items
-
Bhratayudha : Banjir darah di tel kurusetra
by: KOMANDOKO, Gamal
Published: (2009) -
Banjaran Antareja sebagai Ide Penciptaan Seni Grafis
by: PUTRA, Anjastama Hamidi
Published: (2021) -
Fungsi dan makna adegan gara-gara dalam pertunjukan wayang kulit purwa gaya Surakarta
by: JUNAIDI
Published: (1992) -
Wayang wong gaya Yogyakarta : Tinjauan aspek gerak ruang, dan waktu dalam komposisi kelompok
by: HADI, Y. Sumandiyo
Published: (1996) -
Ki Manteb Soedharsono : profil dalang inovatif
by: Nurdiyanto, et al.
Published: (2015)