Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta
Dalam buku ini menempatkan Tionghoa dalam sebuah komunitas maupun individu menjadi satu ke dalam masyarakat dan kebudayaan Jawa. Kehadiaran tokoh-tokoh pekerja budaya seperti Gan Kam, Tjan Tjoe Siem, Kho Djien Tiong, Koo Kiong Hie, Tio gwat Bwee, Koo Giok Lion, Tan Gwan Hien, Liem Siok Nio, Lim Tan...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | |
Language: | Indonesian |
Published: |
Ombak
2007
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4672 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-4672 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-46722014-02-18T10:49:43Z Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta RUSTOPO Pertunjukan Cina Tari budaya sejarah Ombak 2007 id http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4672 303.482 Rus m Dalam buku ini menempatkan Tionghoa dalam sebuah komunitas maupun individu menjadi satu ke dalam masyarakat dan kebudayaan Jawa. Kehadiaran tokoh-tokoh pekerja budaya seperti Gan Kam, Tjan Tjoe Siem, Kho Djien Tiong, Koo Kiong Hie, Tio gwat Bwee, Koo Giok Lion, Tan Gwan Hien, Liem Siok Nio, Lim Tan Swie sampai Panembahan Hardjonagoro atau Go Tik Swan, tidak sekedar menunjukkan adanya keinginan komunitas Tionghoa untuk menjadi Jawa agar dapat diterima oleh masyarakat Jawa, melainkan mereka sebenarnya adalah orang Jawa itu sendiri, terlepas dari ada atau tidaknya warisan biologis Jawa pada diri mereka sebagai individu. Masa lalu komunitas orang Tionghoa meruapakn sesuatu yang integral dalam sejarah masyarakat dan kebudayaan jawa bahkan Indonesia. Yogyakarta xxii, 419 hal. : il. ; 21 cm 303.482 http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
Pertunjukan Cina Tari budaya sejarah 303.482 |
spellingShingle |
Pertunjukan Cina Tari budaya sejarah 303.482 RUSTOPO Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta |
description |
Dalam buku ini menempatkan Tionghoa dalam sebuah komunitas maupun individu menjadi satu ke dalam masyarakat dan kebudayaan Jawa. Kehadiaran tokoh-tokoh pekerja budaya seperti Gan Kam, Tjan Tjoe Siem, Kho Djien Tiong, Koo Kiong Hie, Tio gwat Bwee, Koo Giok Lion, Tan Gwan Hien, Liem Siok Nio, Lim Tan Swie sampai Panembahan Hardjonagoro atau Go Tik Swan, tidak sekedar menunjukkan adanya keinginan komunitas Tionghoa untuk menjadi Jawa agar dapat diterima oleh masyarakat Jawa, melainkan mereka sebenarnya adalah orang Jawa itu sendiri, terlepas dari ada atau tidaknya warisan biologis Jawa pada diri mereka sebagai individu. Masa lalu komunitas orang Tionghoa meruapakn sesuatu yang integral dalam sejarah masyarakat dan kebudayaan jawa bahkan Indonesia. |
format |
|
author |
RUSTOPO |
author_facet |
RUSTOPO |
author_sort |
RUSTOPO |
title |
Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta |
title_short |
Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta |
title_full |
Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta |
title_fullStr |
Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta |
title_full_unstemmed |
Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan kebudayaan Jawa di Surakarta |
title_sort |
menjadi jawa: orang-orang tionghoa dan kebudayaan jawa di surakarta |
publisher |
Ombak |
publishDate |
2007 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4672 |
_version_ |
1741195001570787328 |