PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID)

Saat ini sudah banyak sekali jenis game puzzle yang asik untuk dimainkan, salah satunya adalah game labirin. Labirin merupakan puzzle yang terdiri dari jalur yang rumit serta berliku-liku, dimana penyelesaian game tersebut harus mencari jalan keluar dari labirin. Tetapi masih sering ditemukan permai...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Pius Dian Widi Anggoro, S.Si, M.Cs., Abyan, Muhammad Aprizal - 165410165
Language:Indonesian
Published: STMIK AKAKOM 2020
Subjects:
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id oai:opac.utdi.ac.id:slims-16062
record_format oai_dc
spelling oai:opac.utdi.ac.id:slims-160622020-11-10T09:18:05Z PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID) Pius Dian Widi Anggoro, S.Si, M.Cs. Abyan, Muhammad Aprizal - 165410165 Algoritma Depth First Search STMIK AKAKOM 2020 id Text Skripsi http://opac.utdi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16062 Saat ini sudah banyak sekali jenis game puzzle yang asik untuk dimainkan, salah satunya adalah game labirin. Labirin merupakan puzzle yang terdiri dari jalur yang rumit serta berliku-liku, dimana penyelesaian game tersebut harus mencari jalan keluar dari labirin. Tetapi masih sering ditemukan permainan labirin yang jalurnya tetap sama karena memang sudah dibuat statis pada permainan tersebut. Hal ini mengurangi rasa ingin tahu pemain untuk menelusuri labirin itu kembali. Untuk menghasilkan labirin yang dinamis, perlu adanya maze generator sebagai pembangkit peta labirin.Sistem ini dikembangkan pada platform android, dengan menggunakan Unity sebagai tools. Dalam pengembangannya sistem ini menggunakan algoritma Depth-First Search sebagai maze generator. Kemudian dilakukan pengujian terhadap 3 level kompeksitas labirin yang dibentuk, yatiu simpel, sedang dan kompkeks untuk menganalisis resource seperti CPU terpakai, GC Alloc dan waktu yang dibutuhkan saat proses generate labirin.Dengan menggunakan algoritma ini sebagai maze generator, dapat menghasilkan peta labirin yang dinamis. Serta hasil yang diperoleh dari pengujian ini yaitu labirin simpel menggunakan CPU rata-rata sebesar 15,56%, GC Alloc rata-rata sebesar 167,45KB, dan waktu rata-rata selama 45,02ms. Labirin sedang menggunakan CPU rata-rata sebesar 22,34%, GC Alloc rata-rata sebesar 242,73KB, dan waktu rata-rata selama 74,25ms. Labirin kompleks menggunakan CPU rata-rata sebesar 29,80%, GC Alloc sebesar 351,05KB, dan waktu rata-rata selama 116,67ms. Artinya semakin kompleks labirin yang dibentuk, maka semakin besar juga resource yang dibutuhkan. Yogyakarta http://opac.utdi.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/1_HALAMAN_DEPAN.jpg.jpg
institution UTDI
collection Universitas Teknologi Digital Indonesia
language Indonesian
topic Algoritma Depth First Search
spellingShingle Algoritma Depth First Search
Pius Dian Widi Anggoro, S.Si, M.Cs.
Abyan, Muhammad Aprizal - 165410165
PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID)
description Saat ini sudah banyak sekali jenis game puzzle yang asik untuk dimainkan, salah satunya adalah game labirin. Labirin merupakan puzzle yang terdiri dari jalur yang rumit serta berliku-liku, dimana penyelesaian game tersebut harus mencari jalan keluar dari labirin. Tetapi masih sering ditemukan permainan labirin yang jalurnya tetap sama karena memang sudah dibuat statis pada permainan tersebut. Hal ini mengurangi rasa ingin tahu pemain untuk menelusuri labirin itu kembali. Untuk menghasilkan labirin yang dinamis, perlu adanya maze generator sebagai pembangkit peta labirin.Sistem ini dikembangkan pada platform android, dengan menggunakan Unity sebagai tools. Dalam pengembangannya sistem ini menggunakan algoritma Depth-First Search sebagai maze generator. Kemudian dilakukan pengujian terhadap 3 level kompeksitas labirin yang dibentuk, yatiu simpel, sedang dan kompkeks untuk menganalisis resource seperti CPU terpakai, GC Alloc dan waktu yang dibutuhkan saat proses generate labirin.Dengan menggunakan algoritma ini sebagai maze generator, dapat menghasilkan peta labirin yang dinamis. Serta hasil yang diperoleh dari pengujian ini yaitu labirin simpel menggunakan CPU rata-rata sebesar 15,56%, GC Alloc rata-rata sebesar 167,45KB, dan waktu rata-rata selama 45,02ms. Labirin sedang menggunakan CPU rata-rata sebesar 22,34%, GC Alloc rata-rata sebesar 242,73KB, dan waktu rata-rata selama 74,25ms. Labirin kompleks menggunakan CPU rata-rata sebesar 29,80%, GC Alloc sebesar 351,05KB, dan waktu rata-rata selama 116,67ms. Artinya semakin kompleks labirin yang dibentuk, maka semakin besar juga resource yang dibutuhkan.
author Pius Dian Widi Anggoro, S.Si, M.Cs.
Abyan, Muhammad Aprizal - 165410165
author_facet Pius Dian Widi Anggoro, S.Si, M.Cs.
Abyan, Muhammad Aprizal - 165410165
author_sort Pius Dian Widi Anggoro, S.Si, M.Cs.
title PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID)
title_short PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID)
title_full PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID)
title_fullStr PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID)
title_full_unstemmed PEMBANGKIT PETA LABIRIN MENGGUNAKAN ALGORITMADEPTH FIRST SEARCH(STUDI KASUS:GAME LABIRIN BERBASIS ANDROID)
title_sort pembangkit peta labirin menggunakan algoritmadepth first search(studi kasus:game labirin berbasis android)
publisher STMIK AKAKOM
publishDate 2020
callnumber-raw http://opac.utdi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16062
callnumber-search http://opac.utdi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16062
_version_ 1741202006204219392