SISTEM KLASIFIKASI KERUSAKAN LAHAN KERINGrnMENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYESIAN CLASSIFIER

Tanah merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat yang bermatarnpencaharian sebagai petani. Ketersediaan unsur hara dan mineral lain yang ada dirndalam tanah akan memengaruhi hasil dari pertanian tersebut. Namun, masihrnbanyak dari petani yang belum tepat dalam memanfaatkannya. Sehingga halrnt...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ariesta Damayanti, S.Kom., M.Cs., Susanto, Wawan - 135410108
Language:Indonesian
Published: STMIK AKAKOM 2018
Subjects:
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Tanah merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat yang bermatarnpencaharian sebagai petani. Ketersediaan unsur hara dan mineral lain yang ada dirndalam tanah akan memengaruhi hasil dari pertanian tersebut. Namun, masihrnbanyak dari petani yang belum tepat dalam memanfaatkannya. Sehingga halrntersebut akan menyebabkan kerusakan tanah pada tingkat tertentu.rnPeraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 150 tahun 2000 tentangrnPengendalian Kerusakan Tanah untuk Produksi Biomassa menetapkan nilairnambang kritis untuk masing-masing variabel yang menyebabkan kerusakan tanah.rnPeraturan ini yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan tingkat kerusakanrntanah. Badan Lingkungan Hidup (BLH) sudah melakukan pengukuran padarnmasing-masing variabel dan dilakukan perhitungan manual untuk menentukanrnstatus kerusakan tanah. Oleh karena itu, perlu dirancang sebuah sistem unutkrnmengetahui status kerusakan tanah yaitu sistem klasifikasi kerusakan lahan keringrnmenggunakan metode naive bayesian classifierrnMetode naive bayesian classifier ini di implementasikan ke dalam aplikasirnberbasis web. Penilitian ini digunakan untuk mempermudah petugas BLH danrnmasyarakat untuk mengetahui hasil dari klasifikasi kerusakan tanah.rnkata kunci : Tanah, Data mining, Naive bayesian classifier .