Historia

No. 35 Th.III 2017Edisi ini, menyajikan kisah tentang makanan, tentang citarasa nusantara yang merentang sejak zaman dahulu kala. Tak hanya tentang masakan yang telah tersaji di meja makan, tapi juga bahan-bahan yang membentuknya menjadi sebuah hidangan. Tradisi kuliner nusantara yang terekam kisahn...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: TIM REDAKSI
Format: Terbitan Berkala
Language:Indonesian
Published: PT Mediahistoria Indonesia 2015
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=17664
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:No. 35 Th.III 2017Edisi ini, menyajikan kisah tentang makanan, tentang citarasa nusantara yang merentang sejak zaman dahulu kala. Tak hanya tentang masakan yang telah tersaji di meja makan, tapi juga bahan-bahan yang membentuknya menjadi sebuah hidangan. Tradisi kuliner nusantara yang terekam kisahnya dalam edisi kali ini menyodorkan kebinekaan dari perspektif makanan. Ada riwayat panjang dari setiap hidangan makanan. Gulai dan kari pengaruh India, capcay dan siomay dari Tiongkok dan pengaruh Eropa yang datang lewat jalan kolonialisme. Pada halaman 16 mengupas tentang masakan warisan ribuan tahun. Tak sedikit makanan yang kita kenal hari ini populer sejak ribuan tahun lalu. Kisah di balik gudeg bisa disimak pada halaman 30. Sementara halaman 60 mengetengahkan dari tangan hingga prasmanan. Etika makan berubah dari zaman ke zaman. Penyebabnya adalah pengaruh keragaman budaya.No. 36, Th. III 2017Liputan khusus edisi kali ini menampilkan masa lalu NU sebagai partai politik. Selain itu ada kisah mengenai fantasi seksual yang terekam dalam sebuah naskah kuno Jawa (hal. 16). Simak juga kisah penerbit dan toko buku terbesar di Hindia Belanda yang berakhir karena nasionalisasi (hal. 22). Pada halaman 30 membahas tentang negara yang belum sepenuhnya memberi pengakuan terhadap para penghayat kepercayaan. Kisah Nurnaningsih yang dijuluki bom seks dan bikin heboh dengan foto telanjangnya, bisa anda simak di halaman 82.